Memilih negara menampilkan kursus yang tersedia di wilayah Anda.
โฑ 2 jam 54 mnt๐ 29 pelajaran๐ง Versi audio
Dasar-Dasar Resolusi Konflik Keluarga: Memahami Dinamika Sistem Keluarga
Jelajahi struktur dan pola konflik yang unik dalam keluarga, mulai dari dinamika antargenerasi hingga persaingan saudara kandung, dan pelajari mengapa perselisihan keluarga memerlukan kerangka kerjanya sendiri.
๐ฌInstruktur AI Tanyakan apa pun tentang pelajaran dan dapatkan jawaban jelas seketika, kapan saja.
๐Mulai kapan saja Tanpa jadwal atau tenggat โ belajar dengan kecepatan sendiri, kapan pun Anda mau.
๐Dalam bahasa Indonesia Pelajaran, tugas, dan sertifikat โ semuanya sepenuhnya dalam bahasa Anda.
Tentang kursus ini
Konflik keluarga memiliki tekstur yang berbeda dengan konflik di lingkungan lain. Sejarahnya panjang, peran seringkali sudah ditetapkan sejak masa kanak-kanak, dan taruhan emosional terasa eksistensial dengan cara yang jarang terjadi dalam argumen dengan rekan kerja atau kenalan. Memahami mengapa konflik keluarga mengambil bentuk seperti itu adalah prasyarat untuk menyelesaikannya secara efektif.
Pada akhir kursus ini Anda akan dapat menjelaskan konsep-konsep kunci teori sistem keluarga dan menjelaskan bagaimana konsep-konsep tersebut membentuk konflik, mengidentifikasi peran yang cenderung diambil anggota keluarga selama perselisihan, mengenali pola antargenerasi yang membawa konflik selama beberapa dekade, dan membedakan antara pendekatan yang sesuai untuk konflik orang tua-anak, saudara kandung, dan mertua secara berurutan.
Apa yang akan Anda pelajari:
- Prinsip-prinsip inti teori sistem keluarga: triangulasi, keterikatan, batasan, dan diferensiasi
- Bagaimana peran yang ditetapkan di masa kanak-kanak (pembawa damai, kambing hitam, anak tak terlihat) membentuk perilaku konflik orang dewasa
- Sifat konflik antargenerasi dan bagaimana perselisihan yang belum terselesaikan berpindah antar generasi
- Mengapa konflik orang tua-anak terlihat berbeda tergantung pada tahap perkembangan anak
- Persaingan saudara kandung: apa yang mendorongnya, mengapa sering berlanjut hingga dewasa, dan apa yang dapat mengubahnya
- Konflik mertua: ikatan loyalitas yang muncul ketika dua sistem keluarga bergabung
- Perbedaan antara mediasi dan ajudikasi dalam keluarga, dan kapan masing-masing sesuai
- Pola komunikasi yang cenderung mempertahankan konflik keluarga daripada menyelesikannya
Kursus ini disusun berdasarkan bacaan konseptual yang diperkaya dengan contoh kasus yang diambil dari berbagai struktur keluarga dan konteks budaya. Bagian awal memperkenalkan teori sistem keluarga sebagai lensa untuk memahami konflik โ bukan untuk menyalahkan tetapi untuk memetakan struktur yang mempertahankan masalah. Bagian tengah mengkaji setiap hubungan konflik utama (orang tua-anak, saudara kandung, mertua, inti versus luas) dengan memperhatikan dinamika spesifik yang membuat masing-masing berbeda. Petunjuk refleksi di seluruh bagian mengundang Anda untuk menerapkan setiap konsep pada struktur keluarga Anda sendiri, membangun peta sistem yang akan berguna dalam pekerjaan yang lebih praktis di kemudian hari. Bagian terakhir mensurvei pendekatan mediasi dan mengidentifikasi situasi mana yang mendapat manfaat dari fasilitasi netral.
Kursus ini dirancang untuk siapa saja yang menghadapi hubungan keluarga yang sulit, baik sebagai peserta maupun sebagai seseorang yang mencoba membantu. Tidak diperlukan latar belakang sebelumnya dalam psikologi atau terapi keluarga. Kursus ini bersifat edukasi dan tidak menggantikan mediasi profesional atau terapi keluarga berlisensi.
Apa yang Anda dapatkan
๐Sertifikat penyelesaian Tambahkan ke profil LinkedIn Anda
๐ฌTutor AI pribadi Bingung di tengah pelajaran? Tanya tutor bawaan kamu apa saja, kapan saja.
๐งTermasuk versi audio Belajar di mana saja โ tanpa layar
โพ๏ธAkses seumur hidup Kembali kapan saja, tanpa kedaluwarsa
๐ฑPonsel atau komputer Berfungsi di mana saja, perangkat apa saja
๐ธPengembalian 14 hari Tanpa pertanyaan
โกSingkat dan fokus 2 jam 54 mnt konten praktis
Ulasan
Belum ada ulasan โ jadilah yang pertama berbagi pengalaman.