Memilih negara menampilkan kursus yang tersedia di wilayah Anda.
⏱ 2 jam 48 mnt📚 28 pelajaran🎧 Versi audio
Tradisi Abrahamik dalam Konteks Kontemporer: Dialog, Konflik, dan Keilmuan Berkelanjutan
Untuk mahasiswa dengan pengetahuan dasar — melibatkan dialog antaragama, debat keilmuan terkini, dan posisi kompleks tradisi Abrahamik dalam masyarakat global kontemporer.
💬Instruktur AI Tanyakan apa pun tentang pelajaran dan dapatkan jawaban jelas seketika, kapan saja.
🕐Mulai kapan saja Tanpa jadwal atau tenggat — belajar dengan kecepatan sendiri, kapan pun Anda mau.
🌐Dalam bahasa Indonesia Pelajaran, tugas, dan sertifikat — semuanya sepenuhnya dalam bahasa Anda.
Tentang kursus ini
Tradisi Abrahamik bukanlah benda museum. Mereka adalah gerakan yang hidup, diperdebatkan, beragam secara internal yang secara aktif menegosiasikan identitas mereka dalam kaitannya dengan modernitas, pluralisme, dan satu sama lain. Seorang mahasiswa yang telah mempelajari dasar-dasar sejarah dan teks-teks mereka siap untuk terlibat dalam pertanyaan-pertanyaan yang lebih sulit: sifat dan batasan dialog antaragama, klaim teologis yang dibuat setiap tradisi tentang yang lain, dan keadaan debat keilmuan saat ini mengenai pertanyaan-pertanyaan tentang asal-usul sejarah dan interpretasi tekstual.
Pada akhir kursus ini Anda akan dapat menganalisis model-model utama dialog antaragama dan pranggapan teologisnya, terlibat dalam debat keilmuan terkini tentang asal-usul dan perkembangan tradisi Abrahamik, membandingkan bagaimana setiap tradisi telah merespons secara internal terhadap tantangan modernitas, dan mengartikulasikan kerangka kerja Anda sendiri untuk keterlibatan keagamaan komparatif yang hormat dan ketat.
Apa yang akan Anda pelajari:
- Model-model dialog antaragama: exclusivism, inclusivism, dan pluralism — logika teologis dan kritik mereka
- Hubungan Yahudi-Kristen sejak Holocaust: Nostra Aetate, penerimaannya, dan perkembangan selanjutnya dalam dialog
- Dialog Yahudi-Muslim dan Kristen-Muslim: inisiatif utama, hambatan, dan peran situs suci yang dibagi dan diperdebatkan
- Tantangan historis dan kritis terhadap asal-usul Abrahamik: the documentary hypothesis, the historical Jesus question, dan critical Quran scholarship — apa yang dipertaruhkan dan bagaimana setiap tradisi merespons
- Reformasi, ortodoksi, dan fundamentalisme: bagaimana setiap tradisi telah terdiversifikasi secara internal sebagai respons terhadap modernitas dan apa artinya itu untuk generalisasi tentang "apa yang diajarkan tradisi"
- Supersessionism dan alternatifnya: klaim teologis bahwa satu perjanjian menggantikan yang lain, para kritikusnya, dan seperti apa teologi pasca-supersessionist
- Debat kontemporer tentang hukum agama: halakha, canon law, dan Sharia dalam konteks demokratis sekuler
- Membingkai studi berkelanjutan: jurnal-jurnal utama, edisi teks primer, dan karya referensi keilmuan untuk melanjutkan studi komparatif mendalam
Kursus ini dibangun di sekitar pembacaan komparatif teks-teks keilmuan, latihan analisis argumen, dan esai reflektif yang diperpanjang. Anda akan terlibat dengan posisi keilmuan aktual di bidangnya, bukan hanya ringkasan, dan menghasilkan respons analitis Anda sendiri.
Kursus ini ditulis untuk mahasiswa yang telah menyelesaikan studi dasar tradisi Abrahamik dan ingin terlibat dalam keilmuan kontemporer dan wacana antaragama. Cocok untuk mahasiswa agama, teologi, sejarah, dan bidang terkait. Pendekatan di seluruh kursus bersifat keilmuan, bukan devosional.
Apa yang Anda dapatkan
📜Sertifikat penyelesaian Tambahkan ke profil LinkedIn Anda
💬Tutor AI pribadi Bingung di tengah pelajaran? Tanya tutor bawaan kamu apa saja, kapan saja.
🎧Termasuk versi audio Belajar di mana saja — tanpa layar
♾️Akses seumur hidup Kembali kapan saja, tanpa kedaluwarsa
📱Ponsel atau komputer Berfungsi di mana saja, perangkat apa saja
💸Pengembalian 14 hari Tanpa pertanyaan
⚡Singkat dan fokus 2 jam 48 mnt konten praktis
Ulasan
Belum ada ulasan — jadilah yang pertama berbagi pengalaman.