Memilih negara menampilkan kursus yang tersedia di wilayah Anda.
โฑ 2 jam 48 mnt๐ 28 pelajaran
Dasar-dasar Humanisme Sekuler: Akal, Etika, dan Kemajuan Manusia Tanpa Supernatural
Menjelajahi sejarah, prinsip filosofis, dan ekspresi kontemporer Humanisme Sekuler sebagai sikap hidup yang koheren yang didasarkan pada akal, martabat manusia, dan komitmen etis.
๐ฌInstruktur AI Tanyakan apa pun tentang pelajaran dan dapatkan jawaban jelas seketika, kapan saja.
๐Mulai kapan saja Tanpa jadwal atau tenggat โ belajar dengan kecepatan sendiri, kapan pun Anda mau.
๐Dalam bahasa Indonesia Pelajaran, tugas, dan sertifikat โ semuanya sepenuhnya dalam bahasa Anda.
Tentang kursus ini
Humanisme Sekuler adalah salah satu posisi filosofis yang paling sering disalahpahami โ sering digambarkan secara karikatur sebagai ketiadaan agama belaka daripada dipahami sebagai sikap hidup yang positif, substantif dengan sejarah intelektual yang kaya dan kerangka etika yang berkembang. Pada kenyataannya, Humanisme Sekuler mewakili komitmen filosofis yang dipertimbangkan: untuk mendasarkan etika pada akal dan pengalaman manusia daripada perintah ilahi, untuk menegaskan nilai dan potensi manusia tanpa dukungan supernatural, dan untuk mengejar kemajuan manusia sebagai proyek yang patut ditanggapi dengan serius sesuai dengan syarat-syaratnya sendiri.
Pada akhir kursus ini Anda akan dapat melacak perkembangan historis pemikiran humanis dari humanisme Renaisans melalui rasionalisme Pencerahan hingga humanisme terorganisir kontemporer, menyatakan komitmen filosofis inti Humanisme Sekuler dan membedakannya dari ateisme, agnostisisme, dan humanisme religius, menjelaskan pendekatan humanis terhadap etika, makna, dan komunitas, serta terlibat secara kritis dengan keberatan-keberatan utama terhadap Humanisme Sekuler dari posisi filosofis religius maupun sekuler.
Apa yang akan Anda pelajari:
- Perbedaan antara humanisme Renaisans, humanisme religius, dan Humanisme Sekuler
- Akar Pencerahan: akal, otonomi, dan penolakan otoritas ilahi pada Kant, Hume, dan penerus mereka
- Narasi sekularisasi abad kesembilan belas dan munculnya humanisme terorganisir
- Komitmen inti: naturalisme, akal, sains, martabat manusia, dan nilai-nilai demokratis
- Etika humanis: menurunkan kerangka moral dari pengalaman manusia tanpa menggunakan dasar teistik
- Manifesto humanis utama (1933, 1973, 2003): konteks historis dan klaim filosofisnya
- Humanisme terorganisir hari ini: the American Humanist Association, Humanists UK, dan the International Humanist and Ethical Union
- Keberatan dan tanggapan: kritik religius, kritik postmodern, dan tantangan makna tanpa transendensi
Kursus ini diorganisir dalam lima unit kronologis dan tematik, masing-masing menggabungkan bacaan penjelasan, kutipan sumber primer, dan komentar analitis. Contoh kasus menunjukkan bagaimana prinsip-prinsip humanis berlaku untuk dilema etika, organisasi komunitas, dan upacara sekuler (pernikahan, pemakaman, upacara penamaan). Petunjuk refleksi mengundang Anda untuk mempertimbangkan hubungan Anda sendiri dengan ide-ide yang diperkenalkan dan di mana Anda setuju atau tidak setuju. Latihan penilaian diri menguji pemahaman Anda tentang perbedaan filosofis yang mendefinisikan Humanisme Sekuler sebagai posisi yang berbeda.
Kursus ini dirancang untuk mahasiswa dan pembaca umum yang ingin tahu tentang filosofi sekuler, etika tanpa agama, atau sejarah intelektual sekularisme modern. Ini cocok untuk mereka yang baru mengenal Humanisme Sekuler sebagai subjek filosofis, baik yang mendekati dari rasa ingin tahu religius, praktik sekuler, atau minat akademis. Tidak diperlukan latar belakang sebelumnya dalam filsafat atau studi agama.
Apa yang Anda dapatkan
๐Sertifikat penyelesaian Tambahkan ke profil LinkedIn Anda
๐ฌTutor AI pribadi Bingung di tengah pelajaran? Tanya tutor bawaan kamu apa saja, kapan saja.
โพ๏ธAkses seumur hidup Kembali kapan saja, tanpa kedaluwarsa
๐ฑPonsel atau komputer Berfungsi di mana saja, perangkat apa saja
๐ธPengembalian 14 hari Tanpa pertanyaan
โกSingkat dan fokus 2 jam 48 mnt konten praktis
Ulasan
Belum ada ulasan โ jadilah yang pertama berbagi pengalaman.