Memilih negara menampilkan kursus yang tersedia di wilayah Anda.
⏱ 3 jam📚 30 pelajaran🎧 Versi audio
Dasar-Dasar Jainisme: Ahimsa, Jiwa, dan Jalan Menuju Pembebasan
Pengantar ilmiah tentang salah satu agama tertua yang masih hidup di India — filosofi Jain tentang jiwa, ajaran tanpa kekerasan, para Tirthankara, dan jalan menuju moksha.
💬Instruktur AI Tanyakan apa pun tentang pelajaran dan dapatkan jawaban jelas seketika, kapan saja.
🕐Mulai kapan saja Tanpa jadwal atau tenggat — belajar dengan kecepatan sendiri, kapan pun Anda mau.
🌐Dalam bahasa Indonesia Pelajaran, tugas, dan sertifikat — semuanya sepenuhnya dalam bahasa Anda.
Tentang kursus ini
Jainisme adalah salah satu tradisi keagamaan tertua yang terus dipraktikkan dalam sejarah manusia, mendahului rekan-rekan Indianya yang lebih dikenal dalam beberapa formulasi intinya. Namun, Jainisme tetap menjadi salah satu yang paling sedikit dipahami di luar komunitas yang menjalankannya. Komitmen utamanya — ahimsa, atau tanpa kekerasan terhadap semua makhluk hidup — bertumpu pada kerangka metafisik yang canggih yang layak untuk dipelajari dengan cermat.
Pada akhir kursus ini Anda akan dapat menjelaskan kerangka metafisik Jain tentang jiva (jiwa) dan ajiva (bukan jiwa), menjelaskan prinsip etika sentral ahimsa dan dasar filosofisnya, mengidentifikasi peran para Tirthankara — khususnya Mahavira — dalam sejarah agama Jain, menjelaskan lima sumpah besar praktik asketis dan padanan awamnya, serta menempatkan Jainisme dalam konteks historis dan komparatifnya dalam pemikiran keagamaan India.
Apa yang akan Anda pelajari:
- Dasar metafisik: apa yang dimaksud Jain dengan jiva (jiwa), karma sebagai substansi fisik yang mengikat jiwa, dan moksha sebagai pembebasan jiwa dari ikatan tersebut
- Dua Puluh Empat Tirthankara: peran mereka sebagai pembuat penyeberangan spiritual yang telah mencapai pembebasan dan mengajarkan jalan, dengan perhatian khusus pada Parsvanatha dan Mahavira
- Ahimsa sebagai metafisika, bukan hanya etika: mengapa semua kehidupan — termasuk serangga, tumbuhan, dan mikroorganisme — diberikan makna moral dalam pemikiran Jain
- Lima mahavrata (sumpah besar) asketisme Jain: tanpa kekerasan, kebenaran, tidak mencuri, selibat, tanpa keterikatan — dan padanan awamnya (anuvratas)
- Dua komunitas Jain utama: Digambara dan Shvetambara — asal-usul sejarah mereka, perbedaan doktrinal, dan tradisi tekstual
- Jain Agamas: tradisi kitab suci kanonik dan perdebatan tentang keasliannya dalam dua sekte utama
- Anekantavada: doktrin filosofis Jain tentang banyak sisi sebagai kerangka epistemologis
- Jainisme di dunia kontemporer: konsentrasi demografi, institusi komunitas, dan pengaruhnya terhadap konsep tanpa kekerasan Gandhi
Kursus ini disusun sebagai urutan bacaan konseptual yang membangun kerangka filosofis Jain sebelum memeriksa dimensi historis dan kontemporer. Kutipan sumber primer dalam terjemahan digunakan di seluruh kursus. Petunjuk refleksi meminta Anda untuk terlibat secara analitis daripada hanya meringkas. Lembar kerja komparatif memetakan konsep karma dan pembebasan Jain terhadap padanan Hindu dan Buddha untuk memperjelas apa yang khas.
Kursus ini dirancang untuk pembelajar tanpa latar belakang sebelumnya dalam agama atau filosofi India. Ini juga berharga bagi mahasiswa agama komparatif atau studi Asia Selatan yang menginginkan dasar yang substansial dalam pemikiran Jain. Tidak ada pengetahuan sebelumnya yang diasumsikan.
Apa yang Anda dapatkan
📜Sertifikat penyelesaian Tambahkan ke profil LinkedIn Anda
💬Tutor AI pribadi Bingung di tengah pelajaran? Tanya tutor bawaan kamu apa saja, kapan saja.
🎧Termasuk versi audio Belajar di mana saja — tanpa layar
♾️Akses seumur hidup Kembali kapan saja, tanpa kedaluwarsa
📱Ponsel atau komputer Berfungsi di mana saja, perangkat apa saja
💸Pengembalian 14 hari Tanpa pertanyaan
⚡Singkat dan fokus 3 jam konten praktis
Ulasan
Belum ada ulasan — jadilah yang pertama berbagi pengalaman.